Surat untuk seorang kawan
Kawan... Apa kabar kau disana
Di tanah airmu yang tenang
Kawan... Hari ini masih ku jumpai kemunafikan
Masih ku jumpai dusta di balik cinta
Dan kujumpai tangis dibalik senyum
Kawan... Hari ini kutemui istana diatas gubuk tua
Tuannya suka berpesta
Sementara Budaknya Nelangsa
Aku termenung di pojok sunyi
Memahami realitas ini
Lalu akhirnya aku menyadari
Kita hanya etinitas kecil di semesta yang luas ini
Kita hanya lah para sudra
Yang hidupnya ditakdirkan nelangsa
Kawan... Orang bijak berkata
Janganlah kau benci hujan
Petirnya boleh membakar
Namun rintiknya sumber kehidupan
Pada akhirnya inilah aku
Terkubur bersama kesunyian di pojok sepiku
Komentar
Posting Komentar