Pagi Buta

Yo temen temen kali ini gua mau pos cerpen gua tapi kali ini lumayan serem sih,saran gua jangan buka blog ini pas malem malem karena jujur waktu gua bikin ini cerita adalah malem malem dan sekarang gua jadi parno sendiri mau ke kamar mandi 😢😢😢 ok silahkan di lihat.

........

Pagi Buta

Hai gua Samsul seorang murid kelas 2 di suatu Sekolah Menengah Favorit di Jakarta. Gua punya kebiasaan yang sering dicibir temen gua tapi sering dipuji guru-guru,ya benar gua sering dateng pagi. Bahkan saking paginya dateng, Pak Kasman si penjaga sekolah sering kaget ngeliat gua udah dateng dari jam lima pagi.
Hari itu suasana biasa saja,suasana sekolah yang sepi hingga membuat suara langkah kakiku terderngar begitu keras, warna cat yang mulai memudar dimakan usia membuat suasana sekolah ini semakin sunyi,konon berita yang gua dengar sekolah ini adalah bekas rumah sakit Belanda. Entah apa yang sang pembuat rumor pikirkan hingga membuat rumor macam itu.
"Ah iya semalem tugas ekonomi hal.130 kan belum selesai ya!?" Seruku agar memecah keheningan pagi buta ini. Aku pun berjalan menuju kelasku di lantai 2. Sesampainya dikelas aku duduk di mejaku yang paling depan,setelah itu segera aku membuka tasku dan mulai mengerjakan tugas ekonomi
"Hmmm,coba ah nomor 27 gua skip dulu,nanti gua tanya si Noe aja!" Seruku sambil melihat nomor selanjutnya untuk dikerjakan,lalu tiba-tiba "Tolong aku...."terdengar suara pelan dari meja belakang. Sontak akupun terkejut hingga mengeluarkan keringat dingin "Ah,ini pasti kerjaannya si digul" pikirku dalam hati. "Kawan coba kau tengok sebentar kawan.... hiks...hiks..." Suara itu terdengar lagi bahkan kini diselingi suara tangis. Aku semakin cemas saja,dua tahun aku bersekolah disini dan baru  kali ini aku mengalami kejadian seperti ini. "Gul... Digul.... Jangan bercanda ah,gua tahu itu lu kan gul? Lu kalo mau nyontek kerjaan gua nih liat aja!" sahutku dengan keras memastikan bahwa suara tadi adalah suara Digul kawanku. Setelah itu keadaan menjadi hening,suara misterius tadi tidak muncul lagi namun aku malah semakin merinding,ku lihat jarum jam tak kunjung beranjak dari angka lima lewat lima. Aku mencoba menenangkan diriku sembari memainkan hp ku,namun aku malah semakin tidak tenang lalu aku mengambil beberapa kursi dan merapatkannya ke dekat kursiku untuk aku merebahkan diri di ku. "Ah sudahlah aku gunakan untuk tidur saja,masih pagi ini juga! paling nanti kalau teman-teman datang aku pasti dibangunkan" seruku dalam hati sambil menutup mata. Tak berselang lama setelah aku tidur tiba-tiba terdengar dengan jelas di telingaku suara seseorang berkata "Hai,aku boleh duduk diatasmu ya? Aku ingin mengerjakan pr ku sebentar hihihi...." Seketika badanku terasa berat,ingin ku lihat siapa sosok yang berada diatasku ini,namun aku terlalu takut untuk membuka mataku. Didalam hati aku hanya bisa melantunkan beberapa lantunan ayat suci al-quran sambil berharap sosok ini pergi meninggalkanku. "Hai,terimakasih ya sudah meminjamkan pr-mu, sekarang ibu guru tidak akan marah lagi hihihi...."
Tiba-tiba suara tersebut hilang ditelan angin dan aku pun mencoba bangun lalu membuka kedua mataku. "Sialan mengerikan sekali tadi,lebih baik aku chat  si Daffa agar cepat datang" ketika aku sedang mengetik pesan kepada temanku Daffa,hawa disampingku tiba tiba berubah menjadi lebih dingin. Aku mulai tak nyaman,aku mulai merinding,aku rasa aku harus memastikannya kali ini,siapa sosok ini sebenarnya dan ketika aku menoleh ke samping aku terkejut bukan main "Allahu... Akbar...." Aku melihat sosok laki-laki berwajah pucat pasi mengenakan seragam SMA yang dilumuri darah sedang memperhatikanku lalu berkata "Wah kamu ternyata suka dateng pagi juga ya,sama seperti kami!" aku terkejut,lebih lagi dia bilang ka...ka...kami??? Berarti dia tidak sendirian dong??? Lalu aku melihat keseliling dan.... " ALLAHU AKBAR!!!" Kini ketemui tak hanya sosok hantu murid SMA tadi saja,kini ketemui lengkap sosok pocong,kuntilanak dan tuyul bahkan di papan tulis ada sosok genderuwo yang sangat besar. Aku pun seketika tak sadarkan diri setelah itu dan tiba-tiba....
"Samsu bangun su woy.... Su bangun" aku melihat temanku Daffa sedang menepuk-nepuk pipiku. "Aduh,sakit fa... Loh,dimana kita???" Tanyaku pada Daffa "Kita di UKS sekarang tadi pagi Pak Kasman ngelihat elu,katanya waktu naik tangga elu kepleset dan jatuh terus pingsan dan akhirnya dia bawa ke UKS deh".
"Oh syukurlah kalo begitu" aku pun menghela nafas mendengar penjelasan temanku tapi apakah benar ini semua hanya mimpi di pagi buta ataukah ini.... Ah,aku tak mau mengingatnya lagi untuk saat ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat untuk seorang kawan

Gerak Lokomotif

Halo Tuhan?