Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

Gerak Lokomotif

Sendu suara kereta memekik Membawa teriakan orang menjerit Yang tersingkir gerak lokomotif Orang banyak bekerja Hinga lupa cara istirahatkan jiwa Orang banyak membenci Hingga lupa cara mencinta Perang dikobarkan Perbedaan semakin di tebalkan Toleransi tak dijunjung tinggi Semua diabaikan demi kepentingan pribadi Inilah realitas masa kini Remaja menggandrungi hal berbau kiwari Dan diperbudak oleh mereka punya gawai Menjadi generasi yang apatis dan juga abai

Sepeda Tua

Sendu Pilu Jalan Sepeda Tua Itu Tak kuat lagi ia berjalan menanggung pilu Bersedih kala ia melintasi waktu Duhai emosi diri Yang mengekang gerak hati Aku ingin bebas mencinta Aku ingin dekati tiap wanita Tapi mengapa tiap ku tenggelam dalam lamunan Teringat kamu yang buatku kasmaran Ibu dokter yang kutemui di ruang obrolan Sekali-kali aku ingin terbangkan perasaan Layaknya merpati di ujung hari Tapi seberapa keras aku mengejar Aku takkan sanggup menggapainya Y ang kutunggangi hanyalah sepeda  tua Bukan seekor kuda nan gagah perkasa Dan sekiranya aku kan tetap di jalan itu Menelusuri waktu mengingat dirimu Ibu dokter yang buatku rindu